Seni Media (bagian 1)*: Pengetahuan Dasar dan Perkembangannya Oleh Hafiz Rancajale**

Pengertian

Seni media merupakan seni yang selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi media di masyarakat. Sejak kemunculan seni video di tahun 60-an, seni media mulai dikenal oleh masyarakat sebagai seni yang dihasilkan oleh penggunaan teknologi media (baik representasi maupun presentasinya). Sederhananya, karya (dan makna) yang dihasilkan merupakan hasil olahan mesin baik yang dilakukan oleh sistem teknologi analog maupun digital. Peranan teknologi media (mesin) memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan seni media.

Seni media merupakan seni berbasis teknologi media atau sering disebut seni media. Kata media dalam istilah ini merujuk pada pengertian umum tentang media sebagai ‘perantara pesan’, di mana diandaikan ada sebuah transfer informasi dan proses komunikasi antara pengirim pesan dan penerima pesan. Dalam konteks pengertian media memang terus berubah sejalan dengan perkembangan cara-cara penyampaian pesan dari masa kemasa, yang dalam hal ini sangat difasilitasi oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Sesuai dengan perkembangan zaman, pengertian seni media akhirnya tidak saja merujuk pada bagaimana perkembangan teknologi media itu dipakai dalam karya seni media, namun ia menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan bagaimana seni konseptual berkembang, merujuk pada kemungkinan-kemungkinan bahasa baru dalam seni, seperti; seni performans, seni kinetic (gerak mesin), seni bebunyian dan lain sebagainya. Peluang yang besar dalam menggunakan dan atau menggabungkan beragam tata bahasa artistik (gambar diam, gambar bergerak, bebunyian, interaktif, dan lain-lain), serta beragam medium dan teknologi, memberikan keleluasaan terciptanya karya-karya lintas disiplin di dalam seni media. Selain itu, seni media juga menjangkau keterlibatan penonton dalam aktifitas seninya, melalui karya-karya interaktif dan seni-seni yang melibatkan masyarakat.

Sejak akhir tahun 90-an, seni media telah berkembang menjadi seni media baru atau new media art. Seni media baru menjadikan dunia digital sebagai basis hahasa dan ide kreatifnya. Seni media baru tidak lagi hanya berhenti pada karya yang bersifat fisik (material), namun juga non fisik (immaterial). Seni ini menjadi logika perhitungan dalam dunia digital sebagai bahasanya.

Secara umum, pengertian seni media mengacu dari proses produksi, distribusi, dan presentasinya (artmaking). Seni media merupakan seni yang menjadikan proses berkarya dari hulu hingga hilir menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam ekspresi seninya. Seni media memiliki kemampuan untuk membuka percakapan lebih lanjut antara karya dan penonton sejak gagasan karya dirumuskan/dielaborasi, pesan pada representasi, hingga narasi mekanis dan narasi teknologis yang tersirat di dalam presentasi karya. Kecairan seni ini dalam menggunakan medium dan bahasa estetika seni juga menjadi peluang  berkembangannya seni ini di masa depan.

*Tulisan bersambung, diambil dari materi Sosialisasi Seni Media, Direktorat Kesenian Kemendikbud di Rumah Budaya Siku Keluang Pekanbaru, tanggal 23 Mei 2017

** Penulis adalah kurator Pekan Seni Media 2017 di Pekanbaru

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s